CV. Central Bangun Mandiri (CBM) adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengecatan dan proyek.

Bagaimana Cara Mendesain Rumah Minimalis

Blog Category

artikel

Rating Read

(4.5/5)

Kehadiran desain minimalis di tengah masyarakat modern kian digandrungi. Desain rumah minimalis yang mampu mengakomodir semua kebutuhan ruang secara sederhana dengan cerdik menjadi salah satu alasannya. Desain minimalis tidak melulu mengusung kesederhanaan semata. Sebenarnya, desain rumah minimalis berarti mengoptimalkan semua elemen arsitektural untuk mengakomodir semua kebutuhan penghuninya dengan fungsional dan nyaman. Jadi, desain rumah minimalis berarti menggunakan semua elemen yang sederhana dan terbatas untuk mendapatkan efek atau kesan yang terbaik.

Lalu, bagaimana cara mendesain rumah minimalis? Konsep yang pertama-tama harus dikedepankan adalah ‘sedikit tapi optimal’. Setiap elemen dalam rumah minimalis harus benar-benar berfungsi dengan efisien dan sebisa mungkin multi-fungsi.

1. BENTUK DASAR GEOMETRIS SEBAGAI KARAKTER ARSITEKTUR MINIMALIS

Desain rumah minimalis kerapkali mengoptimalkan bentuk-bentuk dasar geometris. Tidak ada hiasan dan penambahan bentuk yang tidak perlu. Tampilan bangunan secara keseluruhan lebih murni dan lebih minimal dengan bentuk-bentuk geometri yang lebih ‘simple’.  Setiap bentuk yang ada menekankan pada hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional. Bentuk denah, bentuk massa bangunan, bentuk pintu, dan deret jendela yang kotak-kotak, mendominasi desain rumah minimalis.

2. KESEDERHANAAN YANG DINAMIS

Setiap bentuk fungsional yang ada dipadukan dan dikombinasikan dengan harmonis untuk menciptakan kedinamisan. Walau memanfaatkan bentuk-bentuk dasar geometris dengan bahan-bahan sederhana, namun desain rumah minimalis mampu tampil dinamis dengan pengulangan struktur sebagai ciri khasnya.

Minimalis tidak berarti ‘sedikit’ , tetapi mengoptimalkan fungsi setiap elemen yang  diperlukan untuk mendapatkan keseluruhan kebutuhan dengan nyaman. Jadi, dapatkan desain rumah minimalis yang berkualitas, nyaman, bermanfaat optimal, dan elegan dengan menanamkan konsep ‘Simplicity for optimalism’.


Bagikan Artikel :